loading...
loading...
Catatan Si Boy

Catatan Online Ofa Ragil Boy seputar Motivasi Kehidupan, Cerita Cinta Anak Remaja

Menu

Bisakah si Boros Menabung Dana Darurat?

Kategori Catatan: Kesehatan, Motivasi

Manusia modern memiliki kebutuhan hidup yang jauh lebih banyak dari manusia di masa-masa sebelumnya. Kebutuhan sehari-hari bertambah begitu juga kebutuhan akan dana cadangan. Sebab kita tak akan pernah tahu apa yang akan menghadang kita di masa depan. Untuk itu, kamu harus selalu menyisihkan sedikit uang untuk keperluan darurat yang menantimu di masa depan.

Mengingat keadaan darurat bisa menimpa siapa saja, penghasilan kecil maupun besar tetap harus menyisihkan uang. Kenyataannya, mereka yang berpenghasilan besar dengan gaya hidup yang serba tinggi akan merasa kesulitan untuk menyimpan dana darurat untuk menunjang gaya hidupnya sehari-hari. Hasilnya mereka cenderung untuk menjual aset-aset berharga yang dimiliki.

Begitu juga dengan mereka yang hobi berbelanja menghambur-hamburkan uang dan kerap kali melakukan pemborosan gila-gilaan, tentu akan sulit sekali menyimpan uang untuk dana darurat. Nah, ikuti cara ini yuk agar kamu yang selama ini boros bisa menyisihkan uang untuk dana darurat!

Ubah Mindset akan Masa Depan

Masa depan merupakan sesuatu yang tak pernah bisa diprediksi oleh akal sehat manusia. Manusia hanya bisa berencana namun Tuhan terkadang menentukan apakah rencana yang dibuat oleh manusia sudah cukup baik untuk kehidupannya atau tidak. Bagaimana jika di masa depan rencanamu untuk meraih kesuksesan tertunda lantaran satu dan lain hal.

Baca juga: 9 Ide Peluang Bisnis Usaha Sampingan Di Tahun 2016

Misalkan seperti sakit parah, orang tua meninggal, kehilangan pekerjaan, kecelakaan atau resiko-resiko lain yang bisa membuatmu gagal meraih rencana masa depan. Masa depan merupakan sesuatu yang amat beresiko, sehingga memiliki dana darurat adalah suatu keniscayaan yang harus dipersiapkan oleh setiap orang.

Pisahkan Uangmu

Agar dapat memiliki dana darurat untuk resiko-resiko yang mungkin terjadi di masa depan, kamu harus memaksakan diri untuk menabung. Jika selama ini kamu memiliki kesulitan untuk menabung lantaran uang di tabunganmu selalu ditarik untuk berbagai keperluan, maka kamu harus membuka rekening tabungan baru untuk memisahkan uangmu yang akan dialokasikan untuk dana darurat.

Agar tabunganmu tetap awet, kamu tak perlu membuat kartu ATM sehingga tak akan ada lagi keinginan untuk menarik uang dari tabungan tersebut. Kamu pasti akan membayangkan betapa repotnya mengambil uang dengan harus mengantri di bank.

Gunakan Autodebet

Apabila kamu selalu kesulitan atau sayang untuk menaruh uangmu pada rekening tabungan yang sudah kamu buat sebelumnya, maka berlakukanlah sistem autodebet yang secara otomatis akan menarik sejumlah uang pada rekening utamamu ke rekening tabungan dana darurat. Mulailah dari nominal yang tak terlalu besar lalu kamu bisa perbesar nominalnya setiap bulan secara bertahap.

Pastikan juga bahwa bank tempatmu menabung memiliki layanan internet banking sehingga kamu dapat memantau sudah sejauh mana keberhasilanmu untuk menabung dana darurat.

Terapkan Target Menabung

Jika cara autodebet kamu rasa kurang cocok untuk dipraktekkan, kamu bisa mencoba untuk menyisihkan uang sakumu setiap minggunya. Misal, kamu menganggarkan setiap minggu kamu hanya boleh menghabiskan sebanyak Rp 250 ribu, paksakan untuk berhemat sehingga kamu bisa menyisihkan Rp 50 ribu dari uang sakumu setiap minggu untuk tabungan dana daruratmu.

Bayangkan dengan Rp 50 ribu setiap minggunya, berapa banyak yang akan kamu tabung ketika mencapai minggu ke 100? Terapkan juga target tabungan, misalkan target Rp 10 juta atau bisa diperbesar untuk memotivasi dirimu untuk tetap menabung.

BPJS Ketenagakerjaan

Cara yang terakhir ini bisa kamu lakukan jika sudah tak mungkin lagi untuk melakukan keempat tips di atas, sementara kondisi darurat sudah menimpamu. Kamu dapat memanfaatkan Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan untuk menolongmu melalui kondisi darurat yang menimpa.

loading...

Related For Bisakah si Boros Menabung Dana Darurat?