Kumpulan Puisi Karya Sutardji Calzoum BachriAyo. Puisi Ayo karya SC Bachri merupakan salah satu puisi yang dapat diinterpretasikan pada bumi. Puisi yang merebakkan harumnya untuk mengajak kaum agar lebih menghargai bumi. Dan akan ditemukan filosofi “bumi itu bulat” dalam senyawa bait-bait Puisi Ayo ini.

Dalam puisi ini, Sutardji Calzoum Bachri mengajak kita untuk sadar akan penciptaan manusia di bumi. Manusia diciptakan sebagai khalifah yang harusnya tidak menambah beban di kehidupan yang sudah penuh dengan beban. Belum terlambat untuk memperbaiki semuanya.

Lebih lanjut, makna puisi SC Bahcro yang berjudul Ayo, menjelaskan bahwa manusia tak bisa diubah kerasnya dengan kekerasan. Tidak akan mengambil hikmah, malah mampat karena pentungan, begitu kata Sutardji. Jika dilihat aksi demonstrasi yang marak terjadi, yang tujuannya ingin menekan kinerja pemerintah agar membaik, tak berdampak apa-apa. Hasilnya nol besar.

Pesan Sponsor

Dan berikut adalah bunyi puisi ayo karya sutardji calzoum bachri

AYO
Oleh : Sutardji Calzoum Bachri

Adakah yang lebih tobat
dibanding air mata
adakah yang lebih mengucap
dibanding airmata
adakah yang lebih nyata
adakah yang lebih hakekat
dibanding airmata
adakah yang lebih lembut
adakah yang lebih dahsyat
dibanding airmata
para pemuda yang
melimpah di jalan jalan
itulah airmata
samudera puluhan tahun derita
yang dierami ayahbunda mereka
dan diemban ratusan juta
mulut luka yang terpaksa
mengatup diam
kini airmata
lantang menderam
meski muka kalian
takkan dapat selamat
di hadapan arwah sejarah
ayo
masih ada sedikit saat
untuk membasuh
pada dalam dan luas
airmata ini
ayo
jangan bandel
jangan nekat pada hakekat
jangan kalian simbahkan
gas airmata pada lautan airmata
malah tambah merebak
jangan letupkan peluru
logam akan menangis
dan tenggelam
dikedalaman airmata
jangan gunakan pentungan
mana ada hikmah
mampat
karena pentungan
para muda yang raib nyawa
karena tembakan
yang pecah kepala
sebab pentungan
memang tak lagi mungkin
jadi sarjana atau apa saia
namun
mereka telah
nyempurnakan
bakat gemilang
sebagai airmata
yang kini dan kelak
selalu dibilang
bagi perjalanan bangsa

OASE: Sajak-sajak Sutardji Calzoum Bachri
Republika edisi : 28 November 1999

Dari puisi tersebut diatas, dapat kita ambil kesimpulan dari makna puisi ayo sutardji calzoum bachri yaitu Untungnya “Bumi itu Bulat” hingga bisa berputar. Memutar tepatnya. Memutar orang-orang yang tak berjiwa khalifah. Memutar orang-orang yang hanya memanfaatkan. Memutar rejeki orang-orang yang penyayang. Dan memutar kehidupan agar manusia sadar dan ikut merasakan berbagai keadaan baik di atas maupun di bawah.

Related Post and Ads: Puisi Ayo

Puisi Belajar Membaca

Puisi Batu

Puisi Tapi

Puisi Ana Bunga

Puisi Jembatan