Kumpulan Puisi Chairil Anwar – Puisi Doa karya Chairil Anwar mengungkapkan tema ketuhanan, yang memiliki kekuatan pesan religi yang sangat kental.
Puisi ini disajikan sebagai salah satu bentuk puisi religi yang cukup transparan dengan gaya bahasa yang jelas dan mudah untuk dipahami oleh siapapun.
Chairil Anwar menegaskan dalam puisinya yang berjudul “DOA” bahwa dalam kehidupan ini tidak ada solusi lain, selain mengembalikan segala permasalahan kehidupan kepada Sang Pencipta. Puisi Doa karya Chairil Anwar memberikan banyak pesan penting yang disapaikan kepada para pembaca.
DOA
kepada pemeluk teguh
Tuhanku
Dalam termenung
Aku masih menyebut nama-MuBiar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruhCaya-Mu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyiTuhanku
Aku hilang bentuk
RemukTuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di Pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling13 November 1943
Sesuai dengan tema yang diangkatnya, puisi Doa karya Chairil Anwar ini berisi amanat kepada pembaca agar menghayati hidup dan selalu merasa dekat dengan Tuhan. Agar bisa melakukan amanat tersebut, pembaca bisa merenung (termenung) seperti yang dicontohkan penyair.
Penyair juga mengingatkan pada hakikatnya hidup kita hanyalah sebuah ”pengembaraan di negeri asing” yang suatu saat akan kembali juga.

