Kumpulan Puisi Sutardji Calzoum BachriJembatan. Puisi karya SC Bachri atau Sutardji Calzoum Bachri yang berjudul “Jembatan” merupakan puisi nyanyian tanah air atau puisi perjuangan.

Dalam puisi tersebut, banyak makna yang dapat kita petih sebagai motivasi kita semua untuk selalu memperjuangkan tanah air tercinta.

Agar lebih jelas memahami makna puisi Jembata karya Sutardji Calzoum Bachri, silakan Anda simak baik-baik bunyi puisi tersebut dan pahamilah apa yang terkandung dalam setiap bait-baitu puisi karya SC Bachri ini.

Pesan Sponsor

Jembatan Puisi Karya Sutardji Calzoum Bachri

Sedalam-dalam sajak takkan mampu menampung airmata bangsa.
Kata-kata telah lama terperangkap dalam basa-basi
dalam teduh pekewuh dalam isyarat dan kisah tanpa makna.
Maka aku pun pergi menatap pada wajah berjuta. Wajah orang
jalanan yangberdiri satu kaki dalam penuh sesak bis kota.
Wajah orang tergusur. Wajah yang ditilang malang. Wajah legam
para pemulung yang memungut remah-remah pembangunan.
Wajah yang hanya mampu menjadi sekedar penonton etalase
indah di berbagai palaza. Wajah yang diam-diam menjerit
mengucap
tanah air kita satu
bangsa kita satu
bahasa kita satu
bendera kita satu !
Tapi wahai saudara satu bendera kenapa sementara jalan jalan
mekar di mana-mana menghubungkan kota-kota, jembatan-jembatan
tumbuh kokoh merentangi semua sungai dan lembah
yang ada, tapi siapakah yang akan mampu menjembatani jurang
di antara kita ?
Di lembah-lembah kusam pada puncak tilang kersang dan otot
linu mengerang mereka pancangkan koyak-miyak bendera hati
dipijak ketidakpedulian pada saudara. Gerimis tak ammpu
mengucapkan kibarnnya.
Lalu tanpa tangis mereka menyanyi padamu negeri airmata kami.
Sajak-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air

Bagaimana…?? Apakah Anda sudah tahu dengan jelas, makna puisi jembata sutardji calsoum bachri tersebut? Jika demikian, tolong ya di share dimari. Karena banyak temen2 kita yang ingin tahu makna puisi jembatan karya sutardji.

Related Post and Ads: Puisi Jembatan

Puisi Batu

Puisi Belajar Membaca

Puisi Tapi

Puisi Ayo

Puisi Ana Bunga