Kumpulan Puisi Taufik IsmailMembaca Tanda-tanda. Puisi ini merupakan salah satu puisi-puisi langit karya Taufik Ismail. Menurut Ismail dalam Santosa (2002:214) karya-karya Taufik Ismail bertolak dari: angan-angan, kenyataan, kepekaan, kepekakan, kekenyangan, kelaparan, nyeri, cinta, ketidakpastian, penindasan, penyesalan, kecongkakan, kekebalan, tekad, ketidakpastian, kelahiran, maut, kefanaan, dan ke-Yang Gaiban” . Dengan kata lain, titik tolak keberangkatan Taufik Ismail dalam kepenyairannya adalah realitas hidup manusia.

Sebagai seorang muslim, visi dan misi kepenyairan Taufik Ismail dalam segala tindakannya, termasuk dalam hal menciptakan puisi, berkewajiban mengamalkan isi Al-Quran sebagai tuntunan hidupnya. Dan berikut adalah Bunyi Puisi-puisi langit Taufik Ismail yang berjudul Membaca Tanda-tanda

Membaca Tanda-Tanda Kary Taufiq Ismail

Ada sesuatu yang rasanya mulai lepas
dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari kita

Pesan Sponsor

Ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kita mulai merindukannya

Kita saksikan udara
abu-abu warnanya
Kita saksikan air danau
yang semakin surut jadinya
Burung-burung kecil
tak lagi berkicau pagi hari

Hutan kehilangan ranting
Ranting kehilangan daun
Daun kehilangan dahan
Dahan kehilangan
hutan

Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru

Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air

air
mata

Kita telah saksikan seribu tanda-tanda
Bisakah kita membaca tanda-tanda?

Allah
Kami telah membaca gempa
Kami telah disapu banjir
Kami telah dihalau api dan hama
Kami telah dihujani abu dan batu

Allah
Ampuni dosa-dosa kami

Beri kami kearifan membaca
Seribu tanda-tanda

Karena ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan
dan meluncur lewat sela-sela jari

Karena ada sesuatu yang mulanya
tak begitu jelas
tapi kini kami
mulai
merindukannya.

1982

Melalui puisi diatas, “Membaca Tanda-tanda” Taufik Ismail ingin mengajak pembaca melakukan kegiatan membaca terhadap gejala-gejala alam yang terjadi di sekitar kita.

Kemampuan Taufik Ismail membaca tanda-tanda zaman tersebut sebagai suatu kabar kepada kita agar memperhatikan gejala alam yang semakin lama lepas dari genggaman tangan kita. Ada sesuatu yang hilang, ada sesuatu yang harus kita raih kembali seperti mulanya. Manusia tentu akan merindukan suasana yang alami, yang semurni-murninya, suasana alam sebelum terjamah oleh tangan-tangan teknologi manusia.

Di dalam puisi “Membaca Tanda-tanda”, banyak gejala alam yang Taufik Ismail ambil sebagai sumber inspirasinya., misalnya dalam bait kedua, ketiga, keempat, sampai dengan bait ketujuh.

Related Post and Ads: Puisi Membaca Tanda-tanda

Puisi Dengan Puisi, Aku

Puisi tentang Bahaya Merokok / Nikotin

Puisi: Malu Aku Jadi Orang Indonesia

Kembalikan Indonesia Padaku

Puisi Perjuangan, Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini