Sakit karena Patah Hati. Sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa seseorang yang putus cinta atau sakit karena patah hati, maka sama halnya dia mengalami penyakit fisik yang parah.

Mencintai dan dicinta adalah hal yang sangat menyenangkan. Tetapi jika hanya mencinta tanpa dicinta, biasanya akan menimbulkan berbagai masalah, terutama pada hati. Banyak orang di dunia yang depresi karena cinta. Mereka tak tahu harus berbuat apa kecuali meratapi nasibnya.

Para ahli saraf dari Columbia University, Amerika, menyatakan, cinta tak berbalas memang menyakitkan. Penelitian menunjukkan, ketika seseorang mengalami putus dengan orang yang dicinta, kenangan tentang dia akan terus menghantui.

Pesan Sponsor

Saat mengingat, melalui foto misalnya, itu akan mengaktifkan bagian otak yang sama ketika kita mengalami sakit fisik yang parah. Efeknya pun tidak hanya berlaku untuk kita, namun juga terhadap orang-orang dekat.

Untuk meredakan rasa sakit, peneliti merekomendasikan untuk sering melakukan latihan pernapasan dan psikoterapi. Perbanyak bersosialisasi dengan teman dan keluarga.

Sosialisasi yang baik sangat berguna, terutama bagi orang yang ada dalam hubungan cinta, namun tidak merasakan kebahagiaan, dan juga terhadap orang yang kehilangan kekasih. Karena untuk mereka sakit hati akan sama dengan penyakit yang diderita secara fisik, dan itu parah. Faktanya, hal itu benar-benar terjadi.

Related Post and Ads: Ternyata Sakitnya Patah Hati sama dengan Penyakit Fisik Parah

Cara Terbaik Membuat Wanita Bahagia

10 Hal yang Harus Diingat Saat Bertengkar dengan Pasangan

Inilah Kebohongan Wanita untuk Menjaga Hubungan

Inilah Alasan Kenapa Pria Suka Wanita Tanpa Make Up

Inilah Peraturan Rahasia Pernikahan